Rabu, 29 Mei 2013

Kategori Saham yang Wajib Anda Ketahui (lanjutan)

Pada posting terdahulu kita telah mengetahui tiga jenis kategori saham yaitu blue chip stocks, growth stocks dan defensive stocks. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas beberapa kategori saham yang lain yang perlu anda ketahui.


Cyclical Stocks


Jenis kategori saham ini biasanya adalah perusahaan-perusahaan yang memproduksi barang/jasa yang hanya diperlukan atau laris pada waktu-waktu tertentu saja. Jadi pada hari hari biasa barang nya tidak terlalu laku namun ada pada saat nya barang produksinya sangat dibutuhkan oleh konsumen dan menjadi sangat laku. Contohnya adalah PT Matahari Putra Prima, Tbk(MPPA) dan PT Ramayana Lestari, Tbk(RALS) barang yang dijual berupa pakaian akan sangat laris pada saat menjelang hari raya. Namun akan biasa-biasa saja pada hari normal.



Income Stocks


Kategori saham jenis ini adalah perusahaan-perusahaan yang sangat rajin memberikan deviden nya setiap tahun, hal ini karena laba usaha yang didapat tidak terlalu diperlukan lagi untuk modal usaha sehingga kebijakan perusahaan adalah membagi-bagikan deviden secara teratur setiap tahun. Perusahaan biasanya sudah mature dan market yang digarapnya sudah cenderung jenuh sehingga biasanya tidak perlu memutar laba untuk modal usaha. Salah satu perusahaan jenis ini adalah PT Unilever Indonesia,Tbk(UNVR) yang rutin memberikan deviden nya dalam jumlah yang relatif besar.


Speculative Stocks


Kategori saham jenis ini adalah perusahaan-perusahaan yang tidak bisa memberikan laba yang berkesinambungan, namun perusahaan memiliki prospek yang cerah di masa yang akan datang. Ini bisa dikarenakan perusahaan tersebut menjual produk baru yang mempunyai potensi besar di pasar. Biasanya perusahaan-perusahaan baru. Sangat jelas sekali bahwa saham jenis ini cocok bagi anda yang berani mengambil resiko yang tinggi, untuk mendapatkan capital gain yang besar.

Dengan mengetahui jenis-jenis/kategori-kategori saham maka anda dapat menentukan jenis saham mana yang cocok dengan kepribadian anda dan tujuan anda berinvestasi. Semoga penjabaran singkat ini dapat memberikan anda wawasan baru tentang kategori saham.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar