Selasa, 28 Mei 2013

Kategori Saham yang Wajib Anda Ketahui

Sebagai penanam modal di pasar saham yang pertama perlu anda ketahui/kenali adalah diri anda sendiri, apakah anda termasuk seorang pengambil resiko atau tipe orang yang cenderung ingin bermain aman. Hal ini akan mempengaruhi kategori saham yang akan anda ambil. Setelah mengenali diri sendiri anda harus mengetahui beberapa kategori saham, dan memutuskan jenis saham mana yang cocok untuk anda


Blue Chip Stocks

Blue chip adalah saham dari perusahaan-perusahaan yang memiliki reputasi baik dalam hal pertumbuhan keuntungan(profit growth), rajin memberikan deviden bagi para pemegang sahamnya dan memiliki catatan sejarah keuangan yang baik. Perusahaan ini dijalankan secara profesional sesuai dengan good corporate governance. Umumnya umur perusahaan ini tua. Harga saham biasanya mahal. Tingkat perdagangan di pasar saham tinggi sehingga harga saham cukup fluktuatif.


Jadi tidak semua saham mahal termasuk dalam saham blue chip, yang perlu diperhatikan selain itu adalah seberapa besar profesionalitas perusahaan, volume perdagangan sahamnya dan lain sebagainya yang telah dijelaskan sebelumnya. 

Beberapa saham yang termasuk blue chip : PT Bank Central Asia, Tbk(BBCA), PT Gudang Garam, Tbk(GGRM), PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk(TLKM), PT Indosat (ISAT), PT Astra International, Tbk. (ASII), PT Indofood Sukses Makmur, Tbk(INDF).

Bagi anda pemain aman dan tidak suka mengambil resiko, anda cocok dengan saham jenis ini namun anda harus melakukan analisa fundamental terlebih dahulu untuk menganalisa apakah harga saham pada saat anda ingin membelinya merupakan harga wajar berdasarkan analisa rasio-rasio. Kita akan membahas analisa keuangan perusahaan dan rasio-rasionya di post selanjutnya.

Growth Stock

Saham ini dimiliki oleh perusahaan-perusahaan yang tingkat penjualannya dan keuntungannya jauh melebihi perusahaan-perusahaan lain dalam industri yang sama. Biasanya peningkatan penjualan dan laba yang tinggi ini disebabkan oleh inovasi product yang dikeluarkan oleh perusahaan tersebut.

Perusahaan yang tumbuh biasanya memiliki P/E Ratio yang tinggi namun tingkat bagi hasil deviden nya rendah karena laba perusahaan biasanya digunakan kembali untuk modal usaha. Karena tinggi nya tingkat pertumbuhan perusahaan ini mengakibatkan harapan akan meningkatnya harga saham menjadi tinggi. Selanjutnya akan berakibat para pemilik saham enggan untuk menjual saham tersebut, disamping itu yang ingin membeli juga banyak. Maka disinilah terjadi hukum supply and demand.

Saham jenis ini cocok bagi anda yang suka mengambil resiko, karena saham ini sangat berfluktuatif dan memungkinkan anda mendapatkan capital gain yang cukup signifikan. 


Defensive Stocks

Beberapa jenis perusahaan yang termasuk saham jenis ini adalah Perusahaan yang menjual product Mie Instant, farmasi, rokok dan lain sebagainnya yang cenderung tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi global. Misalnya Mie Instant, semakin banyak bencana maka biasanya semakin laris mie instant untuk dibeli sebagai bantuan. Begitupun obat-obatan yang selalu dibutuhkan oleh orang walau sesulit apapun kondisi keuangan nya. 

Selain itu biasanya industri kosmetik juga masuk ke jenis ini karena wanita cenderung ingin tampil cantik bagaimanapun keadaannya. Bagi anda yang tidak suka mengambil resiko saham jenis ini mungkin cocok bagi anda.

Ada beberapa saham jenis lain kita akan bahas di post-post selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar